Minggu, 15 Desember 2019

RUPSLB Memutuskan Untuk Tidak Mengganti Posisi Achmad Baiquni Sebagai Dirut BNI

Sumber: google.com

RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) belum lama diselenggarakan, setelah sebelumnya Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara melakukannya juga.

Dalam RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI.

Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah



Sumber: Finance.detik.com

Hasil Keputusan RUPSLB, Achmad Baiquni Masih Bertahan Sebagai Direktur Utama BNI

Sumber: google.com

Sebelum BNI menggelar RUPSLB, Bank Mandiri dan Bank BTN sudah menggelarnya terlebih dahulu, hampir semua jajaran mengalami perombakan.

Untuk BNI sendiri, juga merombak susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Achmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo.

Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo. Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.
Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Berikut susunan pengurus baru BNI:

Dewan Komisaris
Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan.

Dewan Direksi
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah



BNI Bersama Komunitas Lain Menyelenggarakan Gerakan Sosial Kenali Sejarah Raihlah Mimpimu

Sumber: Tribunnews.com

Banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama berbagai komunitas menyelenggarakan gerakan sosial bernama BNI KEJAR atau *Kenali Sejarah, Raihlah Mimpimu* untuk membangun semangat generasi muda untuk mencintai lingkungannya, peduli pada kawan seusianya, sekaligus sadar pada perkembangan layanan keuangan perlu terus ditingkatkan.

Aksi BNI KEJAR kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan Nasional selama sepekan, di Terowongan Dukuh Atas, Jakarta, mulai 24 November hingga 1 Desember 2019. Terowongan Dukuh Atas merupakan kawasan transportasi terpadu yang terhubung dengan tiga fasilitas transportasi massal terkini yaitu Stasiun Mass Rapid Transportation (MRT) Dukuh Atas BNI, Stasiun Kereta Bandara BNI City, dan Stasiun Commuter Line Sudirman.

BNI juga ingin mengajak anak usia dini untuk turut menjaga lingkungan dan cara pengolahan limbah secara kreatif. Melalui aksi BNI KEJAR ini, BNI berupaya mengingatkan betapa pentingnya kesehatan bagi masyarakat, terutama anak – anak sebagai generasi penerus bangsa. Untuk memenuhi visi tersebut, BNI mengajak anak – anak survivor kanker, anak-anak difabel, serta siswa – siswi sekolah dasar untuk membuat instalasi seni dari bahan limbah.

Pembukaan acara BNI KEJAR ini pada Minggu, 24 November 2019 diawali dengan Peluncuran Urban Underground Art. Pembukaan diadakan di Car Free Day Sudirman area Taman Dukuh Atas, dengan menampilkan instalasi seni yang terbuat dari bahan – bahan limbah yangmembentuk gambar tokoh komik pahlawan nasional Indonesia.

“Pada BNI KEJAR kali ini juga memamerkan instalasi karya seni bertemakan pahlawan nasional seperti Soekarno dan Sudirman menggunakan material bambu serta mengembangkan Bank Sampah sebagai bentuk cinta lingkungan sekaligus literasi keuangan,” tambah Meiliana.

Dalam pengembangan Bank Sampah ini, BNI mengusung tema “Program Ayo Menabung dengan Sampah” dan diterapkan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten yaitu Kota Administratif Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program yang telah meraih penghargaan bergengsi Padmamitra+ Award 2019 ini memberikan banyak manfaat, yaitu dapat mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki value ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan masyarakat pentingnya hidup bersih, serta mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.

Hingga saat ini, BNI telah mengaktifkan Agen46 di sekitar 200 bank sampah di seluruh DKI Jakarta. Hal yang sama juga dilakukan dibeberapa kota lainnya, antara lain sekitar 26 Agen46 yang dibuka di bank-bank sampah yang ada di Yogyakarta. Ini merupakan upaya berkelanjutan yang dilakukan BNIuntuk mengampanyekan gaya hidup sehat dengan mencintai lingkungan sekaligus mendekatkan pelayanan perbankan dengan masyarakat. Untuk mendekatkan pelayanan perbankan dengan anak-anak secara dini, BNI juga giat membuka Agen46 di sekolah.

Selain pameran instalasi seni tersebut, BNI juga secara simbolis memberikan bantuan mobil ambulance edisi khusus sebagai bagian dari program BNI Berbagi. Mobil ambulance didesain oleh seniman Nus Salomo terinspirasi dari anak-anak penyandang disabilitas, penderita kanker, dan alam. Hingga akhir 2019, BNI telah membagikan 31 Ambulance di seluruh Indonesia.

Nus Salomo juga bekerja sama dengan tiga seniman muda dan seorang anak survivor kanker untuk menciptakan seni instalasi Urban Underground Art.




Sumber: Globalnews.id

BNI Ambon Sempat Alami Masalah, Tapi Kini BNI Menegaskan Semua Dana Nasabah Akan Tetap Aman

Sumber: Tribunnews.com

Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman.

Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan. Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019. 

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNIAmbon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018.

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.



Sumber: Viva.co.id

Kanwil Kemenkumham Maluku Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku Dengan BNI Ambon

Sumber: google.com

Direktur Kredit BNI, Ibu Diona bersama Stenli (Staf) melaksanakan kunjungan ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhumkam) Maluku pada Selasa (01/11).

Hal ini dilakukan agar permasalahan jaringan yang terjadi di kantor BNI Ambon dapat diketahui, yang kemudian bisa meningkatkan eskpansi kredit.

Adanya kunjungan Direktur Kredit BNI Ambon ini kemudian diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Priyadi dengan sangat baik.

Dengan tujuan meningkatkan kerjasama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku, Direktur Kredit BNI Ambon mengerti akan adanya salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat adalah adanya kerjasama dengan notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit, Kakanwil mengatakan bahwa hal ini nyatanya sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI Ambon sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris. Yang berarti bila ada sebagain dari notaris yang nakal maka akan langsung ditindak sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama.



Sumber: maluku.kemenkumham.go.id